Sejarah Genset dan Fungsi Utama Genset

Sejarah Engine Diesel Genset Perkins

By DWIKA

Apa itu Genset ?

Listrik sudah menjadi energi utama untuk kehidupan sehari-hari yang tidak dapat terhindarkan. Hampir semua aktifitas yang dilakukan manusia berhubungan dengan listrik. Tanpa listrik segala sumber kehidupan bahkan bisa terhenti yang mengakibatkan terkendalanya segala aktifitas. Energi pengganti sangat dibutuhkan saat aliran listrik PLN padam, maka terciptalah genset sebagai energi alternative dan cadangan. Walaupun dalam kehidupan sehari-hari genset sudah banyak digunakan namun sebagian orang masih belum memahami arti dan manfaat dari genset itu sendiri.

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu genset serta manfaat dan fungsinya, dalam artikel ini akan kita ulas hingga tuntas. Kenapa disebut Genset? Genset sendiri memiliki kepanjangan dari Generator Set sebuah satu set perangkat dimana dapat berfungsi menghasilkan daya listrik. Terdapat dua perangkat yang berbeda tapi menyatukannya menjadi satu yaitu engine dan generator/ alternator. Dimana engine berfungsi sebagai perangkat yang memutar dan generator/ alternator sebagai perangkat yang membangkitkan listrik. Kedua perangkat ini harus bekerja sama supaya menghasilkan sebuah daya listrik. Ketika terjadinya perputaran antara engine dan generator/ alternator secara terus menerus dan stabil disitulah akan menghasilkan arus listrik.

Mesin pada genset berupa mesin diesel yang menggunakan bahan bakar solar, bensin, mesin gas, dan juga mesin turbin. Mesin yang digunakan inilah yang membuat genset ada beragam jenisnya. Sedangkan generator yang terdapat di genset merupakan kumparan atau sebuah gulungan tembaga yang terdiri dari rotor (kumparan berputar) dan stator (kumparan statis).


Sejarah Genset

Setelah mengetahui arti dan manfaat dari genset, mari kita telusuri sejarah terciptanya genset. Genset pertama kali ditemukan oleh dua orang ilmuwan ini yaitu Michael Faraday dan Rudolph Diesel. Michael Faraday pada tahun 1831 menemukan induksi elektromagnetik yang kemudian berkembang menjadi generator modern. Michael Faraday menggunakan cincin induksi untuk menemukan induksi elektromagnetik. Generator listrik pertama saat itu dibuat dalam bentuk kawat besi berbentuk “U” yang dililitkan dengan gulungan kawat. Generator tersebut dikenal dengan nama Generator Cakram Faraday.

Dengan menggunakan induksi elektromagnetik, generator listrik tersebut bekerja dengan memutar kumparan dalam medan magnet sehingga muncul energi induksi. Induksi listrik di kawat dengan menggunakan efek elektromagnetik dari arus kawat lain merupakan transformator pertama dan kemudian dilanjutkan dengan penemuan proses induksi magnet-electric (produksi arus listrik stabil). Pada mesin terpasang dua kawat dengan menggunakan kontak geser ke disk tembaga, di putar pada disk melalui kutub magnet dan menghasilkan arus searah terus menerus. Mesin tersebut merupakan generator pertama yang dibuat.

Pada tahun 1982 Hippolyte Pixii, seorang produsen peralatan dari Perancis menyempurnakan mesin genset yang ditemukan oleh Michael Faraday. Hippolyte menemukan kekurangan pada mesin genset buatan Faraday yaitu listrik yang dikeluarkan dari tahap gesekan cakram tembaga sangat kecil. Pada akhirnya Hippolyte Pixii menambahkan dinamo pada mesin genset Faraday. Dinamo tersebut merupakan alat bantu dalam menghasilkan aliran listrik tambahan sehingga daya yang ditampung lebih banyak. Genset dari Faraday dan Pixii tersebut kemudian disempurnakan lagi oleh Antonio Pacionotti. Pacionotti menganggap bahwa pada mesin genset tersebut terdapat kekurangan saat menghasilkan daya listrik karena menginduksi aliran arus listrik tanpa diikuti arus selanjutnya. Kemudian Pacionotti mengubah alat pada kumparan menjadi kumparan torodial yang dia ciptakan.

Rudolph Diesel menemukan generator diesel dan mematenkan hasil penemuannya pada tahun 1892. Mesin yang dipatenkan oleh Rudolph Diesel adalah mesin dengan metode dan desain mesin yang pembakaran akan berlangsung di silinder. Rudolph ingin membuat mesin diesel yang memiliki efisiensi yang baik, dengan kegigihan dan kerja kerasnya Rudolph berhasil memproduksi mesin diesel yang mempunyai efisiensi 75%. Desain mesin yang terdiri dari kopling mesin diesel dan generator masih digunakan sampai sekarang. Biasanya genset diesel memiliki ukuran yang agak besar, berat, dan memiliki suara yang bising, tetapi seiring berkembangnya teknologi gneset diesel sekarang ini desainnya disesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan, suaranya pun sudah berkurang tingkat kebisingannya dan hamper sebanding dengan genset bensin.

Genset memiliki banyak tipe dan dapat dibedakan berdasarkan jenis engine, engine memiliki dua tipe yaitu engine diesel dan engine bensin. Seperti yang sudah dikenal engine diesel dikenali dari bahan bakar yang berupa solar dan untuk engine bensin sendiri menggunakan bahan bakar premium. Untuk genset dengan engine bensin memiliki kapasitas kecil atau dengan kapasitas maksimum sebesar 10.000 VA, sedangkan untuk genset engine diesel memiliki kapasitas sebesar > 10.000 VA. Perbedaan kapasitas dari dua genset tersebut berasal dari cara kerja pembakaran dari engine diesel yang lebih sederhana tanpa busi dan lebih bertenaga. Banyak masyarakat yang lebih memilih genset dengan tipe engine diesel, karena bahan bakar diesel (solar) lebih murah daripada bensin.

Lakukan servis dengan tenaga ahli dan praktek perawatan genset terbaik adalah mengikuti jadwal pemeliharaan genset yang disediakan oleh CV. Inti Total Solusi. Jika Anda membutuhkan genset baru dengan kualitas terbaik, serta pemasangan panel control genset otomatis ataupun servis perbaikan genset dengan harga terjangkau silakan hubungi kami di 0889-306-7779. Untuk koleksi genset, panel dan servis genset bisa Anda kunjungi di menu Our Product.