Genset di PT. Goeno Internusa Jaya Produsen Peralatan Militer

Genset di PT. Goeno Internusa Jaya Produsen Peralatan Militer

By DWIKA

Tanggal 20 April 2019, tim Supervisor dan broadcasting bertolak ke PT. Goeno Internusa Jaya untuk melakukan Bast & Comissioning setelah instalasi genset beserta panel yang telah dikerjakan teknisi Inti Total Solusi. Selain untuk serah terima genset kami juga mengajak berbincang dengan Bapak Arche Prasetya selaku Staff Operasional dan Bapak Khoirul Anam selaku Penanggungjawab Teknisi. Selain untuk mengetahui latar belakang dan sejarah dari PT. Goeno Internusa Jaya, kami juga diajak berkeliling untuk melihat proses produksi dan berbagai gedung yang berdiri atas tanah seluas 2 hektar.

halaman-depan-pt-goeno-produsen-peralatan-militer.png

Awal mula berdirinya PT. Goeno Internusa Jaya dimulai tahun 1965 dimana diprakarsai oleh Bapak Goeno yang bergerak di bidang tenun dengan memproduksi sabuk, tas dan tenda. Seiring perkembangan, tepatnya pada Februari 1982 Bapak Goeno melegalitaskan usahanya menjadi CV. Goeno. Perusahaan ini terdiri dari 5 unit gudang yang diperuntukkan untuk 1 unit gudang mesin tenun, 1 unit untuk penjahitan dan pemotongan benang, 2 unit untuk pengolahan produksi logam dan 1 gudang untuk finishing.

Pada awal tahun 2018 status perusahaan yang berlokasi di Jl. Adil No. 44, Lingkungan 5, Ngunut, Kabupaten Tulungagung berkembang menjadi PT. Goeno Internusa Jaya. PT. Goeno Internusa Jaya merupakan pemasok perlengkapan militer yang selama ini menjadi rekanan TNI. Sebagai industri yang yang memproduksi aneka kebutuhan non alutsista TNI, seperti berbagai tenda militer, tas/ransel, tempat tidur dan meja kursi lipat, parasut dan yang lainnya mulai dari tahap perancangan hingga menjadi barang jadi dan siap jual.

Produk perlengkapan militer non alutsista yang diproduksi di Ngunut Tulungagung ini tergolong memiliki kualitas yang cukup baik dan bisa bersaing dengan produk impor. Asumsi tersebut mengacu pada hasil produksi mereka yang telah diekspor ke luar negeri, karena telah memenuhi standard NATO.

proses-produksi-tas-ransel-militer-pt-goeno.png

Untuk mendukung segala aktifitas PT. Goeno Internusa Jaya membutuhkan energi listrik alternatif berupa genset sebagai pembangkit listrik cadangan. Dengan menambah unit genset sebesar 250 KVA yang mana mampu mencupuki data listrik sebesar 200.000 watt dengan brand engine Cummins dan generator Stamford untuk mencukupi kebutuhan tenaga cadangan industri pertenunan di PT. Goeno Internusa Jaya. Genset bertype silent dengan model 6LTAA8.9 G2 berdimensi 2800x1100x2400 (mm) dengan berat 2950 kg yang diturunakan dengan forklift.

PT. Goeno Internusa Jaya merupakan pemasok perlengkapan militer yang selama ini menjadi rekanan TNI. Untuk mendukung segala aktifitas PT. Goeno Internusa Jaya membutuhkan energi listrik alternatif berupa genset sebagai pembangkit listrik cadangan. Pembelian genset dan panel serta instalasi Genset Silent Cummins Stamford 250 KVA di PT. Goeno Internusa Jaya, Tulungagung. Dengan harga yang bersaing, pelayanan yang baik serta instalasi yang terstandard menjadikan CV. Inti Total Solusi dipercaya untuk memenuhi kebutuhan tenaga cadangan di PT. Goeno Internusa Jaya.

Inti Total Solusi menyediakan berbagai ukuran genset dieesel mulai dari 8 KVA hingga 2000 KVA yang unggul dikelasnya. Menggunakan brand engine seperti Yanmar, Perkins, Volvo, Isuzu Foton, Cummins, Lovol, Fawde dengan alternator Stamford, Marathon dan Daigenko. Dengan harga bersaing dan pelayanan yang baik, memberikan kepercayaan konsumen untuk memenuhi kebutuhan listrik di Inti Total Solusi

Lakukan servis dengan tenaga ahli dan praktek perawatan genset terbaik adalah mengikuti jadwal pemeliharaan genset yang disediakan oleh CV. Inti Total Solusi. Jika Anda membutuhkan genset baru dengan kualitas terbaik, serta pemasangan panel control genset otomatis ataupun servis perbaikan genset dengan harga terjangkau silakan hubungi kami di 0889-306-7779. Untuk koleksi genset, panel dan servis genset bisa Anda kunjungi di menu Our Product.

Klik disini untuk video tentang "Cerita di Balik Tenda Militer"

26 April 2019